Memilih dan Mengolah Bambu untuk Furnitur & Struktur Bangunan

Bambu memiliki karakteristik yang kuat dan harga yang relatif murah, sehingga cocok dijadikan sebagai material bangunan dan juga furnitur. Namun penggunaan bambu masih jarang, karena banyak yang tidak bisa mengolahnya dengan baik.

Jika ingin menggunakan bambu sebagai bahan baku untuk struktur bangunan ataupun furnitur, bambu yang digunakan pun harus dipilih dan diolah dengan benar. Seperti apa bambu yang cocok digunakan dan bagaimana mengolahnya, simak tips berikut ini, seperti yang dilansir dari rumah.com.

sumber: deviantart.com

1. Bambu yang dipilih harus sudah matang, yakni yang usianya berkisar antara 4 – 5 tahun. Dari segi fisik, bambu yang sudah matang terlihat dari warna daun dan kelopaknya.

2. Jika batang dipukul terdengar bunyi cukup nyaring, maka hal itu menandakan bambu sudah tua dan kering.

3. Bambu yang matang bisa ditentukan juga dengan menggunakan alat pengukur kepadatan batang (density test). Alat ini berupa jarum yang ditembakkan ke dalam batang bambu. Hasilnya cukup akurat, tetapi harga alatnya relatif mahal.

4. Bambu matang mempunyai kerapatan daging batang yang baik, sehingga tidak menyebabkan kisut jika sudah kering.

5. Setelah ditebang, sebaiknya bambu didiamkan beberapa hari di atas sebuah alas yang padat dengan posisi tegak, untuk menurunkan semua cairan yang terdapat dalam bambu. Alas ini berfungsi untuk mencegah kelembapan tanah masuk ke batang bambu.

6. Bambu yang sudah dipilih dibersihkan dari kotoran yang melekat pada permukaan batang.

Tinggalkan Balasan