Memilih Warna Karpet Harus Senada dengan Warna Dinding Nggak, Sih?

Memilih warna pada dasarnya urusan selera masing-masing orang. Tapi untuk hasil yang lebih baik, Sobat Ngopi bisa mengikuti beberapa prinsip dasar desain interior terkait pemilihan warna, termasuk untuk padu padan warna karpet.

Warna dan pola jadi dua hal yang harus dipertimbangkan dengan baik sebelum membeli dan menambahkan karpet untuk ruangan di rumah. Lalu, apakah warna karpet yang dipilih harus senada dengan warna dinding ruangan? Simak panduan berikut ini:

Pikirkan Dampaknya
Mengingat warna karpet yang dipilih akan berdampak besar pada nuansa ruangan dan gaya yang diciptakan itu, jangan memilih warna karpet yang berpeluang merusak tema ruangan. Selain itu, membeli karpet merupakan pengeluaran yang signifikan dan masuk ke dalam investasi interior rumah. Karena itu, pilih karpet yang warnanya tidak membuat Sobat Ngopi cepat bosan.

sumber: roomdsign.com

Sesuaikan Penempatannya
Tentukan di mana karpet akan ditempatkan di dalam rumah. Misalnya, karpet berwarna pucat akan lebih mudah terlihat kotor, sehingga sebaiknya tidak diletakkan di ruangan yang sering terkena noda, seperti ruang bermain, ruang makan, atau kamar tidur anak.

Area dengan lalu lintas tinggi, seperti serambi masuk dan lorong, tidak cocok untuk karpet berwarna terang karena kemungkinan terkena lumpur atau kotoran dari luar. Selain itu, kaki yang berulang kali menapak di tempat yang sama bisa meratakan karpet dan menimbulkan bercak yang terlihat jelas pada karpet berwarna terang. Sementara, karpet berwarna gelap bisa ditempatkan pada lorong dan pintu masuk karena dapat menyembunyikan kotoran.

Karpet berwarna terang juga sebaiknya tidak digunakan untuk kamar tidur orang dewasa dan ruang keluarga yang tidak banyak dilalui banyak orang.

Serasikan Skema Warna
Pilih warna karpet yang bisa melengkapi warna dinding yang ada dan skema warna umum di ruang tersebut. Warna-warna netral umumnya pilihan aman yang cocok dengan skema warna apa pun. Selain itu, bisa juga memilih warna karpet yang senada dengan skema warna ruangan, misalnya karpet biru tua di ruangan bertema pantai.

Sesuaikan Tema
Kalau sebuah ruangan sudah memiliki gaya atau tema tertentu, maka karpetnya pun harus mencerminkan hal tersebut. Misalnya, kamar minimalis sangat cocok dengan karpet netral yang sejuk seperti abu-abu pucat, atau kamar bertema alam yang menyegarkan dengan aksen hijau akan memiliki nuansa yang tenang dan menenangkan jikamenggunakan karpet krem gelap atau cokelat muda.

Perhatikan Ukuran Ruangan
Ruangan kecil sebaiknya dipasangkan karpet berwarna terang karena akan bisa memantulkan cahaya dan menciptakan ilusi yang membuat ruangan terlihat lebih besar. Karpet warna terang juga bisa menimbulkan nuansa yang lebih lapang dan sejuk di sebuah ruangan.

Sebaliknya, karpet berwarna gelap di ruangan kecil bisa menyerap cahaya dan membuat ruangan terasa lebih padat. Tapi kalau ingin mendapatkan nuansa nyaman atau intim di sebuah ruangan, maka karpet dengan warna gelap bisa berfungsi baik, bahkan di ruang yang sempit.

Jangan Samakan Warna
Karpet dan dinding di ruangan yang sama tidak boleh memiliki warna yang sama persis. Pemilihan warna yang sama membuat hilangnya batasan antara lantai dan dinding, yang akan menciptakan nuansa dua dimensi yang sangat hambar.

Sebaliknya, warna karpet harus melengkapi warna dinding. Hal itu bisa dicapai dengan beberapa cara, tergantung pada skema warna dan jenis energi yang inginkan. Misalnya, dengan menggunakan warna-warna kontras untuk menciptakan tampilan yang lebih menarik dan terlihat lebih menonjol satu sama lain, atau pilih warna karpet yang bisa menciptakan kesan berlapis untuk nuansa modern yang lebih lembut.

Contohnya adalah biru dan oranye, yang merupakan warna kontras pada skema warna. Coba deh cat dinding dengan warna biru dan pilih karpet berwarna krem dan jingga.

Senada Bukan Berarti Sama
Walaupun karpet dan dinding di sebuah ruangan tidak boleh memiliki warna yang sama persis, tapi bisa loh menggunakan skema warna yang senada. Menggunakan variasi yang berbeda dari warna yang sama menciptakan tampilan efek nada berlapis halus yang berkelas dan bergaya. Misalnya, dinding berwarna abu-abu terang dan karpet abu-abu gelap, atau cat dinding dengan warna krem gading yang sangat pucat dengan karpet warna krem pucat.

Atau, bisa juga mengontraskan karpet dan dinding dengan menggunakan warna gelap dan terang yang ekstrim dari warna yang sama. Misalnya, abu-abu pucat yang sangat lembut untuk karpet dan abu-abu terang untuk dinding.

dilansir dari: kompas.com

Tinggalkan Balasan