Mengenal 3 Jenis Lantai untuk Garasi Rumah

Lantai garasi berbeda dengan lantai ruangan lainnya di dalam rumah. Bukan hanya desain dan keserasian dengan gaya rumah secara keseluruhan, namun untuk lantai garasi juga harus dipertimbangkan aspek fungsional dan materialnya.

Setiap material lantai tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangan, juga gaya dan keunikannya masing-masing. Untuk itu, Sobat Ngopi harus mengenal terlebih dahulu jenis-jenis lantai yang cocok diaplikasikan pada garasi. Berikut ini panduan tiga jenis lantai yang sesuai untuk garasi rumah, seperti yang dilansir dari balkonie.com.

Interlocking Flooring Tile

sumber: elitegaragefloors.com

Interlocking flooring tile biasanya menjadi pilihan favorit bagi sebagian orang yang menginginkan tampilan berbeda pada lantai garasi. Lantai jenis ini memiliki variasi warna dan tekstur menarik yang cocok dipadukan dengan berbagai warna cat dinding garasi. Selain itu, pemasangan lantai jenis ini cukup mudah dan cepat dibandingkan material lain.

Keuntungan lain dari pemakaian interlocking tile adalah sifatnya yang tahan terhadap noda, bahan kimia, dan minyak. Ini artinya, jika tidak sengaja menumpahkan oli atau minyak, cara membersihkannya hanya dengan menggunakan lap kain. Interlocking tiles juga anti slip, tahan terhadap sinar UV, dan jamur.

Vinyl Composite Tile

sumber: rennlist.com

Vinyl composite tile, atau lebih dikenal sebagai VCT, dapat dijadikan alternatif jika menginginkan retro look pada garasi. Untuk pilihan warnanya, hitam-putih dengan motif kotak-kotak adalah yang paling sering diaplikasikan. Bila menginginkan warna lain, kombinasi warna abu-abu, merah, dan biru bisa dijadikan opsi lain. Tapi, usahakan untuk menyesuaikan warna dan motif VCT dengan gaya rumah.

Kelebihan utama lantai jenis VCT adalah daya kilapnya yang bagus, serta tahan terhadap noda dan cairan mobil. Namun perlu diingat, VCT membutuhkan perawatan rutin seperti waxing dan buffing agar selalu mengkilap. Hal ini sebanding dengan harganya yang relatif lebih murah dari interlocking tile.

Peel and Stick Tile

sumber: armstrongflooring.com

Konsep lantai lain bisa dipertimbangkan adalah peel and stick tile. Jika menyukai gaya VCT tapi tidak ingin melakukan perawatan berkala, peel and stick tile solusinya. Perlindungan yang ditawarkan tetap sama, yakni tahan terhadap noda atau tumpahan oli mobil. Meski permukaannya mengkilap seperti vinil, pola berlian yang dimilikinya anti slip sehingga tidak perlu khawatir saat musim hujan tiba. Namun sayangnya, harganya memang sedikit lebih mahal ketimbang interlocking tile dan VCT.

Tinggalkan Balasan