Penuhi 7 Syarat Konsep Rumah Sehat, Penyakit Lewat!

Di saat pandemi Covid-19, rumah sehat menjadi tren di tengah masyarakat. Rumah besar dan mewah tentu tidak ada artinya jika tak mampu melindungi penghuninya dari virus dan penyakit berbahaya. Maka tak heran, jika kini masyarakat lebih mementingkan rumah yang memenuhi kriteria dan syarat-syarat kesehatan.

Agar hunian yang Anda tempati menjadi sebuah rumah sehat, ada beberapa hal yang menjadi syarat wajibnya. Bukan sekadar bersih, banyak yang harus diperhatikan agar penghuninya selalu dalam kondisi sehat dan terhindar dari penyakit.

Ventiasi Udara
Rumah sehat harus memiliki ventilasi udara yang cukup, agar sirkulasi udara lancar dan udara menjadi segar. Ventilasi udara membuat kadar oksigen di dalam rumah tetap terjaga sekaligus menjaga kelembapan rumah.

sumber: naturalawakeningsli.com

Buat ventilasi udara lewat bukaan jendela. Penghawaan udara dalam rumah akan makin maksimal dengan sistem ventilasi silang atau cross ventilation. Jika tidak memungkinkan, bisa dibuat ventilasi lewat lubang-lubang angin. Hindari penggunaan kipas angin karena dapat menyebabkan munculnya flek pada paru-paru.

Untuk menambah kadar oksigen, buatlah taman kecil di teras atau di dalam rumah.

Pencahayaan
Rumah sehat harus memiliki cukup pencahayaan alami dari sinar matahari. Rumah yang kekurangan cahaya matahari akan menjadi sangat lembap dan rawan terhadap penyakit. Tapi perlu diingat, pencahayaan rumah juga tidak boleh berlebihan karena dapat membuat mata sakit dan suhu ruangan menjadi panas.

Lantai
Syarat rumah sehat harus memiliki lantai yang kedap air. Lantai kedap air bisa terbuat dari ubin, semen, kayu, atau keramik. Lantai tanah yang berdebu atau becek bisa menjadi sarang penyakit.

Atap dan Langit-langit
Genteng tanah liat terbilang paling cocok untuk rumah di daerah tropis seperti Indonesia karena lebih mampu menyerap panas matahari. Sebaiknya hindari pengunaan atap seng atau asbes karena dapat menyebabkan hawa ruangan menjadi panas.

Ketinggian langit-langit rumah juga harus diperhatikan. Langit-langit yang terlalu pendek bisa menyebabkan ruangan terasa panas dan mengurangi kenyamanan penghuninya.

Pembuangan Limbah
Rumah sehat harus memiliki septic tank dan pembuangan limbah air yang tidak mencemari tanah dan air tanah, serta tidak berbau. Posisi septic tank sebaiknya dibuat sejauh mungkin dengan pompa air.

Setiap rumah sehat memiliki tempat pembuangan sampah yang tertutup agar tidak mencemari lingkungan sekitarnya. Buatlah dua tempat sampah untuk memisahkan sampah organik dan anorganik.

Pembuangan Asap
Polusi yang paling banyak dihasilkan rumah berasal dari asap dapur. Untuk itu, rumah sebaiknya memiliki pembuangan asap di dapur agar tidak mencemari ruangan-ruangan lainnya.

Air Bersih
Rumah sehat harus memenuhi kebutuhan air bersih para penghuninya, yakni minimal 60 liter per hari per orang. Kebutuhan air bersih tersebut dipakai setiap harinya untuk minum, mandi, mencuci, dan lain-lain.

Tinggalkan Balasan