Pilih Mana Ya, Genteng Tanah Liat atau Genteng Keramik?

Pemilihan genteng jadi pertimbangan khusus saat membangun rumah. Banyak aspek yang harus diperhatikan, mulai dari materialnya, bentuknya, hingga harganya.

Ada banyak jenis genteng yang populer digunakan sebagai atap sebuah hunian. Namun kali ini, akan dibahas perbandingan genteng tanah liat dan genteng keramik. Dua jenis genteng ini dibandingkan karena keduanya terbuat dari material utama yang sama yakni tanah liat.

sumber: pixabay.com | tokopedia.com

Simak yuk, kelebihan dan kekurangan dua jenis genteng ini agar Sobat Ngopi tidak salah pilih saat membangun rumah nanti.

Genteng Tanah Liat

sumber: saktidesain.com

Genteng tanah liat adalah jenis genteng yang paling populer digunakan di banyak hunian di Tanah Air. Masyarakat banyak yang menyukai genteng jenis ini karena kuat, tahan dalam cuaca apapun, dan memiliki banyak varian bentuk. Genteng yang diproduksi melalui proses press dan pembakaran ini harganya ekonomis dan tahan lama.

Untuk pengaplikasiannya, genteng ini dipasang pada atap miring. Genteng tanah liat menerapkan pemasangan saling mengunci dan mengikat (inter-locking). Genteng ini memiliki bobot relatif ringan, sehingga meminimalkan beban atap.

Namun, genteng tanah liat memiliki sejumlah kekurangan. Salah satu yang harus jadi perhatian, genteng ini mudah berlumut sehingga harus dilapisi cat terlebih dulu. Dalam pemasangannya memerlukan ketelitian agar terhindar dari kebocoran. Genteng ini juga tidak terlalu kuat dalam menahan angin dan harus dipasangkan pada rangka yang kuat.

Genteng Keramik

sumber: 99.co

Bahan utama genteng keramik adalah tanah liat dan diberi pelapisan pewarna glasur. Genteng ini memiliki tampilan yang cantik sebab memberi kesan licin. Finishing glasur yang estetis memberi kesan mewah pada atap rumah.

Kelebihan genteng keramik terletak pada warnanya yang tahan lama karena proses pembuatannya melalui pembakaran di suhu yang tinggi. Bukan hanya itu, genteng keramik unggul karena awet, tahan lama, tahan terhadap api, minim perawatan, ramah lingkungan, dan menggunakan sistem interlock untuk pemasangannya.

Namun sayangnya, genteng keramik sangat mudah pecah dan kurang tahan terhadap angin. Genteng ini juga tidak bisa dipasang pada atap rumah dengan kemiringan lebih dari 30° untuk menghindari kebocoran atau air yang tidak mengalir sempurna. Pemasangannya sendiri memerlukan baut agar tidak mudah lepas.

Nah, sekarang sudah tahu kan harus memilih genteng tanah liat atau genteng keramik untuk rumah Anda. Jangan sampai salah pilih genteng ya, Sobat Ngopi!

Tinggalkan Balasan