Retak Sedikit Nggak Perlu Diganti, Ini Langkah Mudah Memperbaiki Keramik

Lantai keramik sangat rentan mengalami retak, mengingat harus menahan beban berat dari perabot yang berdiri di atasnya. Selain itu, tak menutup kemungkinan jika lantai kejatuhan atau tertimpa benda berat.

Keramik yang retak harus segera diperbaiki karena bisa menyebabkan tumbuhnya jamur dan lumut. Bila terus menerus dibiarkan, uap air akan terus merembes melalui celah retakan, sehingga ukuran retakan menjadi lebih besar dari waktu ke waktu dan semakin sulit diperbaiki.

Jika retaknya hanya sedikit atau sekadar retak rambut, tidak perlu sampai mengganti keramiknya dengan yang baru. Sobat Ngopi bisa memperbaikinya sendiri dengan peralatan dan bahan-bahan yang relatif mudah ditemukan di pasaran, seperti alat pengikis, cairan embersih ubin atau sabun cuci piring, pembersih pakaian, pengering rambut, kuas tipis, cat keramik, dan epoksi.

foto: depobagoesbangunan.com

Berikut ini langkah-langkah mudah yang bisa dilakukan untuk memperbaiki keramik yang retak. Simak dan ikuti langkah-langkahnya agar tidak perlu membeli keramik baru.

Bersihkan Retakan
Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum memperbaiki ubin yang retak adalah membersihkan retakan tersebut. Langkah ini akan membantu menghilangkan kotoran, sehingga epoksi dapat meresap ke dalam celah.

Untuk membersihkan retakan, tempelkan pengikis tipis ke dalam retakan dan kikis sebanyak mungkin kotoran. Setelah kotoran terkikis, gunakan pembersih ubin atau sabun cuci piring untuk membersihkan retakan. Pastikan seluruh permukaan ubin telah bebas dari kotoran atau minyak agar epoksi mudah menempel.

Setelah dibersihkan, keringkan keramik, terutama bagian retakannya. Untuk mempercepat pengeringan, gunakan penyedot debu atau pengering rambut.

Oleskan Epoksi
Setelah ubin kering, saatnya untuk mengaplikasikan epoksi. Jika epoksi harus dicampur dengan air, maka ikuti petunjuk pada kemasan. Setelah itu, tuang jumlah epoksi yang dibutuhkan ke selembar karton atau piring sekali pakai, lalu oleskan epoksi ke sepanjang retakan. Untuk retakan yang lebih tipis, oleskan dengan bantuan tusuk gigi. Jangan gunakan pisau atau pengikis untuk mengoleskan epoksi, karena akan cepat mengeras.

Kikis Kelebihan Epoksi
Gunakan alat pengikis untuk mengikis kelebihan epoksi dari keramik. Langkah ini harus dilakukan dengan cepat agar epoksi tidak mengeras pada ubin. Jika menggunakan pengikis, bersihkan segera setelah selesai mengikis kelebihannya agar tidak menempel pada alat.

Cat Keramik
Setelah lapisan epoksi mengering, cat bagian atas keramik untuk menghilangkan retakan. Pilih warna cat yang sangat mirip dengan warna ubin. Cat berbasis minyak atau uretan bekerja paling baik karena tidak mudah dihilangkan dengan air. Gunakan kuas tipis untuk mengecat retakan sampai tidak terlihat lagi.

sumber: kompas.com

Tinggalkan Balasan