Stop Pakai Kemoceng, Ini Cara Benar Membersihkan Debu!

Seperti tak ada gading yang tak reta, tak ada pula rumah yang tak berdebu. Walaupun sudah dibersihkan sampai kinclong, debu-debu salalu datang lagi dan bikin rumah kotor lagi. Yang membuat rumah mudah berdebu sering kali disebabkan alat pembersihnya yang salah atau cara membersihkannya yang kurang tepat.

Berikut ini beberapa kesalahan yang biasa dilakukan ketika membersihkan debu di rumah. Karena biasanya, debunya bukannya hilang atau terbuang, melainkan malah pindah dan menumpuk di tempat lain.

Pakai Kemoceng
Kemoceng mungkin salah satu alat pembersih debu tertua yang pernah digunakan. Tapi bukan karena sudah kuno dan ketingalan zaman, penggunaan kemoceng sebaiknya ditinggalkan. Efektivitas kemoceng sangat rendah. Membersihkan debu dengan menggunakan kemoceng hanya membuat debu beterbangan ke tempat-tempat lain di sekitarnya.

sumber: crewcare.co.nz

Karena itu, membersihkan debu dengan penyedot debu adalah pilihan terbaik. Selain itu, menggunakan lap basah juga cukup efektif. Debu-debu yang di perabotan akan menempel di lap basah saat dibersihkan. Lap basah juga lebih fleksibel untuk menjangkau tempat-tempat sulit seperti di kusen jendela ataupun di balik lukisan.

Menyimpan Barang di Atas Lemari
Banyak yang berpikir jika bagian atas lemari adalah tempat ideal untuk menyimpan barang-barang yang jarang digunakan. Padahal, bagian atas lemari justru menjadi tempat menumpuknya debu. Meletakkan barang-barang di sana membuat debu-debu bersembunyi di sela-sela dan makin sulit dibersihkan.

Sebaiknya, letakkan barang yang yang tidak digunakan di tempat-tempat yang tertutup rapat, seperti boks penyimpanan atau di dalam lemari. Jangan lupa untuk membersihkan debu dari bagian atas lemari secara rutin.

Mengganti Taman dengan Beton
Halaman rumah sering dituding sebagai sumber kotor dan debu, sehingga banyak yang memilih menggantinya jadi taman beton. Memang, partikel-partikel tanah yang kering bisa beterbangan dan masuk ke rumah. Namun menutupnya dengan beton bukanlah solusi, karena justru akan membuat lebih banyak debu beterbangan.

Sebaiknya tetap pertahankan ruang terbuka hijau dan tanami dengan berbagai tanaman. Rerumputan dan daun-daun tanaman lain justru bisa menjadi penahan debu agar tidak masuk ke rumah.

Salah Gerakan Mengelap
Jangan mengelap dinding, pintu, dan bidang vertikal lainnya secara tergesa-gesa dengan alur kiri-kanan atau berputar. Gerakan seperti itu justru akan membuat debu beterbangan ke sana kemari.

Laplah bagian yang berdebu dari atas ke bawah secara perlahan, sehingga kotoran akan jatuh ke lantai. Setelah itu, pel lantai secara perlahan.

Menjemur Kasur
Menjemur kasur sering dilakukan untuk membersihkannya dari debu. Bahkan, banyak orang yang terbiasa memukul-mukul kasur agar bersih dari debu. Padahal, menjemur kasur justru membuat lebih banyak debu menempel. Memukul-mukul kasur juga usaha yang sia-sia karena sebagian debu yang beterbangan akan kembali mendarat di kasur.

Solusi paling tepat membersihkan kasur dari debu adalah dengan menggunakan alat penyedot debu.

Tinggalkan Balasan