Tak Boleh Sembarangan, Ini Tips Membersihkan Wallpaper

Rata-rata ketahanan wallpaper sampai dengan 5 tahun, bahkan bisa lebih dengan perawatan yang tepat. Namun tetap saja, wallpaper juga bisa kotor, misalkan dicoret-coret si kecil atau terciprat kopi dan cairan lain. Dinding yang lembab dan rembesan air juga bisa membuat wallpaper kusam dan berjamur.

Agar tetap awet, segera bersihkan noda apapun yang menempel pada wallpaper. Tapi yang perlu diingat, membersihkan kertas pelapis dinding tidak bisa sembarangan karena salah-salah malah bisa rusak. Berikut ini tips membersihkan wallpaper agar tak membuat tekstur dan warnanya berubah.

Ikuti Panduan
Saat membeli wallpaper, mintalah diberikan panduan perawatannya. Saat wallpaper kotor, selalu mengacu pada panduan ketika membersihkannya.

sumber: midotrust.com

Bersihkan Segera
Jika wallpaper kotor, hapus noda sesegera mungkin untuk menghilangkan reaksi antara noda dan wallpaper. Selain itu, cepat membersihkan wallpaper bisa mencegah perubahan warna yang permanen.

Sabun dan Air Hangat untuk Noda Ringan
Bintik atau kotoran kecil dapat dihilangkan dengan sabun ringan dan air hangat. Setelah itu, bilas dengan air bersih, lalu keringkan dengan kain handuk bersih yang lembut.

Detergen untuk Noda Bandel
Gunakan deterjen dan gosok sedikit pada noda yang sulit dibersihkan, yakni pada wallpaper yang memiliki permukaan yang dalam. Namun, lebih baik coba dulu pada tempat yang tidak mencolok sebelum membersihkan seluruh kotoran. Jika tak ada reaksi buruk, lanjutkan membersihkan permukaan yang kotor.

Bilas hingga bersih setelah penggunaan deterjen. Hindari juga abrasif yang dihasilkan dari gesekan agar tidak merusak tekstur dan warna asli wallpaper.

Tinggalkan Balasan