Wujudkan Rumah Ramah Lingkungan Tanpa Renovasi, Bisa Banget!

Seiring dengan tumbuhnya kesadaran akan kelestarian lingkungan, hunian hijau pun semakin menjadi kebutuhan. Ditambah lagi, kondisi perubahan iklim dan pandemi yang tak kunjung berakhir, masyarakat semakin mempertimbangkan untuk membuat hunian yang sehat.

Tapi, bagaimana jika rumah yang ditinggali tidak dibangun dari material yang ramah lingkungan? Jangan khawatir, karena Sobat Ngopi masih bisa kok berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan menyulap rumah jadi ramah lingkungan, dan tanpa renovasi loh!

Gunakan Seprai Kain Linen
Seprai linen terbuat dari serat rami tanpa limbah dan bahan baku yang dapat didaur ulang. Kain linen murni 100 persen secara alami bisa mengatur suhu untuk membuat nyaman di semua musim. Selain itu, bahan seperti kain linen menjadi lebih lembut dari waktu ke waktu, tahan lama, dan secara alami hipoalergenik.

sumber: medium.com

Gunakan Cat Rendah VOC
Pada umumnya cat mengandung volatile organic compounds (VOC) yang memiliki efek negatif pada kualitas udara di dalam ruangan dan bisa berdampak buruk pada kesehatan manusia. Karena itu, sebaiknya pilih cat dengan kandungan VOC rendah atau bahkan nol VOC.

Hiasi dengan Tanaman
Selain membuat ruangan terlihat indah, tanaman tertentu bisa membantu meningkatkan kualitas udara di dalam rumah. Sebelum membeli, lakukan riset mengenai tanaman indoor yang memiliki karakteristik tersebut.

Maksimalkan Pencahayaan Alami
Memaksimalkan cahaya alami akan menciptakan rasa nyaman di ruangan, sekaligus mengurangi konsumsi energi dari lampu konvensional. Salah satu cara sederhana untuk meningkatkan jumlah cahaya alami di ruangan adalah dengan mendekorasi dengan cermin. Caranya, posisikan cermin di seberang jendela atau di dinding yang berdekatan, untuk memperkuat cahaya alami.

Maksimalkan Fungsi Jendela
Untuk mengurangi penggunaan AC, maksimalkan fungsi jendela, tirai surya, kerai bambu, atau tirai penghalang cahaya pada jendela. Saat cuaca sedang sejuk, buka jendela agar udara segar masuk ke ruangan.

Gunakan Furnitur Berkelanjutan
Semakin banyak pengrajin yang membuat furnitur dan dekorasi dari bahan-bahan alami seperti rotan, anyaman, bambu, dan kayu solid, seperti kursi, sandaran kepala, kap lampu anyaman, dan sebagainya. Khusus untuk furnitur dan aksesoris berbahan kayu, pastikan terbuat dari kayu solid. Hindari kayu yang diolah menggunakan resin dan lem perekat yang mengandung formaldehida.

dilansir dari: kompas.com

Tinggalkan Balasan